KENDARI – Universitas Mandala Waluya, khususnya melalui Unit Alumni, terus membuktikan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem penelitian yang inovatif dan berdampak. Dalam perkembangan terbaru, sejumlah penelitian kolaboratif antara dosen dan mahasiswa dari institusi ini berhasil meraih pengakuan di tingkat nasional, membuka babak baru dalam kontribusi akademis kampus di kawasan Sulawesi Tenggara.
Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi Universitas Mandila Waluya untuk memperkuat posisinya sebagai pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang kredibel. Unit Alumni, dalam kapasitasnya sebagai jembatan komunikasi antara institusi dengan alumni, turut menjadi katalis dalam mendorong kolaborasi penelitian yang melibatkan para lulusan yang telah berpengalaman di berbagai industri dan sektor.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Kantor Unit Alumni Universitas Mandala Waluya, hingga akhir Maret 2026, terdapat lima penelitian utama yang telah lolos seleksi kompetisi penelitian nasional, dengan tiga di antaranya telah menerima pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penelitian-penelitian tersebut mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknologi berkelanjutan, kesehatan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi lokal.
### Riset Inovatif yang Menjadi Unggulan
Salah satu penelitian yang menjadi sorotan adalah proyek berjudul “Pengembangan Sistem Filtrasi Air Berbasis Teknologi Nanotube Karbon untuk Pengurangan Logam Berat di Wilayah Pesisir Sulawesi Tenggara.” Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Adi Pratama, M.Sc., dosen senior dari Fakultas Teknik Universitas Mandala Waluya, bekerja sama dengan lima mahasiswa program sarjana dan dua mahasiswa program pascasarjana.
Proyek ini menargetkan solusi praktis untuk mengatasi permasalahan pencemaran air di kawasan pesisir yang rentan terhadap limbah industri dan pertambangan. Dengan pendanaan sebesar 450 juta rupiah dari Kemendikbudristek, penelitian ini diproyeksikan dapat menghasilkan purwarupa sistem filtrasi yang dapat diakses secara ekonomis oleh komunitas pesisir.
Penelitian kedua yang mendapat perhatian signifikan adalah “Strategi Pemberdayaan UMKM Lokal Melalui Platform E-Commerce Terintegrasi dengan Sistem Manajemen Rantai Pasokan Digital.” Studi ini dipimpin oleh Prof. Siti Nurhaliza, Ph.D., dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, melibatkan delapan mahasiswa dari program studi Manajemen dan Akuntansi. Penelitian ini merespons kebutuhan nyata para pengusaha mikro di Kendari yang masih kesulitan dalam akses pasar digital.
Ketiga adalah penelitian epidemiologis berjudul “Pola Epidemiologi dan Faktor Risiko Hipertensi pada Masyarakat Urban di Kota Kendari: Tinjauan Longitudinal 2024-2026.” Dipimpin oleh Dr. Bambang Hermawan, M.Kes., dari Fakultas Ilmu Kesehatan, penelitian ini melibatkan 12 mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan dan telah menerima dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.
### Peran Strategis Unit Alumni dalam Mendorong Inovasi
Unit Alumni Universitas Mandala Waluya memainkan peran krusial dalam ekosistem penelitian kampus. Lembaga ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung alumni dengan almamater, tetapi juga sebagai sumber daya manusia berpengalaman yang dapat memberikan perspektif praktis dalam penelitian akademis.
Kepala Unit Alumni, Ir. Dendi Suryanto, M.M., menjelaskan strategi lembaganya dalam mendukung penelitian inovatif. Menurut Dendi, kolaborasi antara dosen muda, mahasiswa berbakat, dan alumni profesional menciptakan sinergi yang menghasilkan penelitian relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
“Unit Alumni kami telah menginisiasi program ‘Alumni Research Mentorship’ sejak 2024. Program ini menghubungkan peneliti muda dengan alumni yang memiliki keahlian spesifik di bidang terkait. Hasilnya, kami melihat peningkatan kualitas proposal penelitian dan relevansi hasil riset dengan aplikasi praktis di lapangan,” ujar Dendi dalam wawancara pada Senin, 03 April 2026.
Lebih lanjut, Dendi menyebutkan bahwa Unit Alumni juga aktif memfasilitasi networking peneliti. Melalui forum diskusi bulanan yang diberi nama “Alumni Research Circle,” para peneliti dapat berbagi temuan, metodologi, dan tantangan dalam pelaksanaan riset.
“Kami percaya bahwa penelitian yang baik adalah hasil dari kolaborasi lintas generasi. Para alumni yang telah meraih sukses di industri dapat memberikan insights berharga tentang aplikabilitas penelitian di dunia nyata,” tambah Dendi.
### Dukungan Pimpinan Kampus
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. H. Muhammad Arief Rahman, S.T., M.T., merespons positif pencapaian penelitian ini. Dalam siaran pers yang dirilis tanggal 02 April 2026, Rektor Arief menekankan bahwa penelitian inovatif merupakan salah satu pilar utama roadmap akademis institusi.
“Pencapaian ini bukan kebetulan. Kami telah mengalokasikan anggaran substansial untuk mendukung penelitian dosen dan mahasiswa, termasuk pelatihan metodologi penelitian dan akses ke jurnal internasional. Unit Alumni juga memainkan peran aktif dengan menghubungkan para peneliti dengan praktisi industri,” ungkap Prof. Arief dalam pernyataannya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan, Dr. Eka Prasetya, M.Sc., menambahkan bahwa kampus sedang mempersiapkan pusat penelitian unggulan yang akan fokus pada isu-isu lokal dan regional.
“Kami ingin Universitas Mandala Waluya menjadi rujukan dalam penelitian terapan untuk pembangunan Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, kami investasi besar dalam infrastruktur laboratorium, akses database penelitian, dan pemberdayaan sumber daya manusia,” jelas Dr. Eka.
### Pengalaman Peneliti dan Mahasiswa Terlibat
Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam penelitian filtrasi air, Muhammad Rifki Aditya, mahasiswa tingkat akhir Teknik Lingkungan, menceritakan pengalamannya yang transformatif. Rifki mengatakan bahwa penelitian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teoretisnya, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang sangat berharga.
“Saya belajar langsung bagaimana merancang eksperimen, menganalisis data, dan mengkomunikasikan hasil penelitian. Pengalaman ini jauh lebih berharga daripada hanya belajar dari buku teks. Pembimbing saya, Dr. Adi, sangat supportif dan sering mengundang kami untuk presentasi di forum penelitian tingkat nasional,” ujar Rifki dengan antusiasme.
Dr. Adi Pratama sendiri mengungkapkan kepuasan dalam membimbing mahasiswa berbakat. Menurut dia, kolaborasi dengan Unit Alumni telah membuka peluang baru untuk memperluas jaringan penelitian.
“Beberapa alumni kami yang bekerja di industri manufaktur dan startup teknologi telah memberikan masukan teknis yang sangat berharga. Mereka juga membantu kami dalam uji coba prototipe di lapangan. Ini adalah kolaborasi win-win yang seharusnya menjadi model bagi penelitian akademis lainnya,” ungkap Dr. Adi.
### Dampak Jangka Panjang dan Prospek Masa Depan
Pencapaian penelitian ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang, baik dalam konteks akademis maupun konteks sosial-ekonomi masyarakat. Penelitian filtrasi air, misalnya, jika hasil pengembangan sistem telah disempurnakan, dapat diimplementasikan di berbagai wilayah pesisir yang menghadapi masalah serupa.
Untuk penelitian UMKM, hasil kajian diproyeksikan dapat diterjemahkan menjadi panduan praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang program pemberdayaan usaha mikro. Penelitian epidemiologis hipertensi, sementara itu, dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan kesehatan publik di level kota dan provinsi.
Dr. Eka Prasetya menyebutkan bahwa institusi sedang merencanakan untuk meningkatkan jumlah penelitian yang mendapat pendanaan eksternal. Target ambisius telah ditetapkan: pada tahun akademik 2026-2027, kampus bertujuan untuk memiliki minimal 15 penelitian yang didanai oleh sumber eksternal, baik dari pemerintah maupun swasta.
“Kami juga akan memperkuat Unit Alumni dengan menambah staf khusus yang bertanggung jawab atas aspek riset dan inovasi. Peran alumni sebagai jembatan antara kampus dan industri semakin strategis di era transformasi digital ini,” lanjut Dr. Eka.
### Peluang Kolaborasi Internasional
Salah satu aspek yang juga sedang dikembangkan adalah kolaborasi internasional dalam penelitian. Unit Alumni telah mengidentifikasi beberapa alumni yang berkarir di universitas terkemuka di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Kolaborasi dengan institusi mitra internasional diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian Universitas Mandala Waluya di panggung global.
Ir. Dendi Suryanto mengungkapkan bahwa Unit Alumni sedang mempersiapkan program “International Alumni Research Network” yang akan diluncurkan pada semester genap tahun akademik 2026-2027.
“Program ini akan memfasilitasi penelitian bersama antara dosen dan mahasiswa kami dengan mitra internasional. Kami sudah mengidentifikasi tiga universitas di Malaysia, Thailand, dan Filipina yang berminat untuk berkolaborasi,” kata Dendi.
### Kesimpulan
Pencapaian penelitian inovatif dari Universitas Mandala Waluya merupakan bukti nyata bahwa institusi ini berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi akademis dan praktis bagi pembangunan regional. Peran Unit Alumni dalam mendorong kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan praktisi profesional telah terbukti efektif dalam menciptakan ekosistem penelitian yang sehat dan produktif.
Dengan dukungan pimpinan kampus yang kuat, infrastruktur yang terus ditingkatkan, dan semangat inovasi yang tinggi dari dosen dan mahasiswa, Universitas Mandala Waluya diproyeksikan akan terus menghasilkan penelitian berkualitas tinggi yang berdampak positif bagi masyarakat dan industri.
Momentum ini perlu dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut, mengingat peran penelitian dalam mendorong transformasi sosial-ekonomi di era digital. Universitas Mandala Waluya, melalui Unit Alumni dan seluruh stakeholder akademisnya, telah menunjukkan bahwa institusi lokal dapat bersaing dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional dan bahkan internasional.
—
Sumber Artikel:
– Wawancara dengan Ir. Dendi Suryanto, M.M., Kepala Unit Alumni UMW (03 April 2026)
– Siaran Pers Pimpinan Universitas Mandala Waluya (02 April 2026)
– Data Kantor Unit Alumni Universitas Mandala Waluya (Maret 2026)
– Wawancara dengan Muhammad Rifki Aditya, Mahasiswa Teknik Lingkungan UMW
– Wawancara dengan Dr. Adi Pratama, M.Sc., Dosen Fakultas Teknik UMW